| Senin, 22 Mei 2006 | SALA |
LANGGAM LANGGAMPelatihan PenelitianSOLO- Divisi Penelitian Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Hukum UNS mengadakan pelatihan penelitian bertajuk "Membentuk Jiwa Peneliti Muda sebagai Wujud Pengembangan Penelitian Hukum" di ruang sidang I fakultas, 18-20 Mei. Kegiatan itu diikuti mahasiswa dan materinya antara lain mengenal metodologi, teknik presentasi, dan cara praktis alat peraga presentasi. (hsn-27) Lomba Memancing UMS SOLO- Untuk mendekatkan diri dengan masyarakat kemarin UMS menggelar lomba memancing yang diikuti warga sekitar kampus. Kegiatan di danau kampus II pukul 08.00-10.00 itu menyediakan hadiah berupa TV, VCD player, dan sebagainya. Peserta ditarik biaya pendaftaraan Rp 50.000. Lomba itu baru kali pertama diselenggarakan dan kemungkinan dijadikan agenda tahunan. (hsn-27) Aksi Sosial Karang Taruna SOLO- Karang Taruna Indonesia Surakarta sejak 14 Mei lalu mengadakan aksi sosial di Gilingan, Banjarsari. Kegiatan itu diisi pembagian kebutuhan pokok dan pengobatan gratis bagi warga. Tujuannya untuk meningkatkan kepedulian sosial anggota organisasi tersebut, selain menjalin silaturahmi dengan warga masyarakat. (hsn-27) Juara Lomba Napak Tilas WONOGIRI - Regu SMP Negeri 1 Kecamatan Giritontro Kabupaten Wonogiri meraih juara umum lomba gerak jalan napak tilas memperingati hari jadi Kabupaten Wonogiri ke-265. Krisna Sumantri SSos, dari panitia napak tilas, Jumat (19/5), mengatakan, regu SMP Negeri 1 Giritontro juga meraih juara pertama untuk kategori regu pelajar. Juara selengkapnya untuk kategori pelajar juara I, II dan III adalah SMP Negeri 1 Giritontro, SMA Negeri 2 Wonogiri, dan SMKN 2 Wonogiri. Untuk kategori nonpelajar, juara I, II dan III adalah regu Persinas II Singodutan, PDAM Wonogiri, dan Pandu Keadilan I. Panitia juga menetapkan regu Polres Wonogiri sebagai juara favorit. (P27-67v) Pengadaan Air Diperhatikan BOYOLALI - Para pengungsi di berbagai desa Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, berharap agar pengadaan air bersih diperhatikan. Sebab di Desa Mriyan dan Sangup, Kecamatan Musuk, sumber mata air sulit didapatkan. Salah seorang pengungsi, Tukinem, mengatakan, air besih sangat penting selama berada di lokasi pengungsian. Selama ini, pengungsi mendapat air lewat kiriman tangki. Dia berharap, pengedropan air bersih tidak terlambat. (shj-67m) |