| Jumat, 12 Mei 2006 | KEDU & DIY |
Batalyon Infanteri 412 Siap Digerakkan Sewaktu-waktuPURWOREJO - Komandan Brigade Infanteri 6 Surakarta, Kolonel Inf Syukran Hambali, menilai situasi kehidupan sosial kemasyarakatan saat ini diwarnai banyak persoalan yang dapat menimbulkan kerawanan, baik dari aspek keamanan maupun ketenteraman masyarakat. Penyebabnya bisa karena bencana alam, atau akibat persoalan sosial politik lainnya. Hal itu, menurutnya, belum dapat menciptakan suasana yang kondusif, sehingga ada peluang timbulnya konflik horizontal dan vertikal di beberapa daerah. Dia mengungkapkan hal itu ketika menjadi inspektur upacara serah terima jabatan komandan Batalyon Infanteri 412/Raider/6/2 Kostrad, Kamis (11/5) kemarin. Pejabat lama, Letkol Inf Agus Suhardi, selanjutnya memangku jabatan sebagai Dandim Tanjung Balai, Riau. Sementara pejabat baru, Mayor Inf Refrizal, semula menjabat Wadan Yonif 200 Palembang. Komandan Brigif 6 selanjutnya menyatakan, di era globalisasi sekarang ini terjadi banyak perubahan tatanan kehidupan masyarakat. Sementara itu, undang-undang telah menetapkan tugas dan fungsi TNI adalah sebagai alat pertahanan negara untuk menjaga dan memelihara tetap tegaknya NKRI. Melihat kondisi sosial politik saat ini, kata dia, maka pihaknya menyikapinya dengan menyiapkan pasukan agar siap setiap saat. ''Karena TNI dibentuk untuk menghadapi segala macam ancaman yang mungkin timbul dari mana dan kapan pun,'' tandasnya. Dalam upacara yang dihadiri para komandan batalyon infanteri jajaran Brigif 6, Dandim Letkol Art Windar Prihadi Aji, Bupati Kelik Sumrahadi, Ketua DPRD Angko Setyarso Widodo, serta para pengusaha, dia juga menegaskan bahwa sebagai tentara pejuang, TNI akan berbuat dan bertindak secara profesional dan proporsional. Kecuali itu, dia berjanji akan menyiapkan diri untuk selalu berlatih. Lalu sebagai tentara rakyat dia mengajak jajarannya untuk selalu bersatu padu dengan rakyat, terutama dalam menghadapi seluruh persoalan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dia menjamin semua itu dapat terlaksana dengan baik karena Yonif 412/Raider merupakan satuan yang dibekali lebih baik dari satuan lain di jajarannya, baik ditinjau dari aspek kemampuan dan kualitas personel, serta sarana pendukungnya. Tetapi dia juga mengingatkan bahwa kualifikasi Raider bukan untuk kesombongan. (yon-24) |