logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 27 Februari 2006 SALA
Line

Penyakit Flu Mata Mewabah di Wonogiri

WONOGIRI - Penyakit flu mata belakangan ini mewabah di Kabupaten Wonogiri dan menyebabkan banyak warga yang terserang penyakit tersebut. Penderita menyatakan, hal itu sebagai penyakit beleken yang mudah menular. Ditandai dengan mata memerah dan disertai dengan rasa pedih serta sakit.

Eko, warga di Kampung Jatirejo, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri Kota, mengatakan, flu mata itu mudah menular. Buktinya, sakit flu mata yang dia derita ikut menular kepada putranya. Penuturan sama juga dikemukakan suami istri Suhar, warga Kampung Wonokarto, Kecamatan Wonogiri Kota. Dia tertular menderita flu mata dari putra-putrinya.

Derita flu mata ternyata juga menyerang beberapa aparat dan pejabat dari jajaran ekskutif serta kepala sekolah dan sebagian murid di Kabupaten Wonogiri. Mereka yang terserang, kemudian menggunakan pelindung kacamata demi pamrih untuk tetap dapat ngantor. Bahkan, belakangan ini, penyakit itu juga menulari anggota jaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab.

Suryanto, salah seorang pemuka masyarakat, menyebutkan, penularan flu mata tidak hanya terjadi di wilayah Kecamatan Wonogiri Kota. Dia menuturkan bahwa penyakit itu juga berjangkit di Kecamatan Ngadirojo, Sidoharjo, dan Jatisrono. Penularannya diawali dari anggota keluarga terdekat, kemudian menjalar kepada rekan sekerja di kantor atau ke tetangga sekitar.

Teh Kental

Beberapa penderita menyatakan, untuk pengobatannya ada yang menempuh cara tradisional, dengan memakai air rendaman daun sirih atau air teh kental untuk diteteskan ke mata yang sakit. Spiritualis Ki Sudibyo dari Desa Sumpekerep, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, memperkenalkan pengobatan gurah mata untuk menumbuhkan ketahanan dari kemungkinan terjangkitnya penyakit flu mata tersebut.

Beberapa warga yang mendapatkan gurah mata dari Ki Sudibyo menyatakan tidak ikut tertular flu mata, meski kesehariannya biasa bergaul dengan rekan-rekannya yang menderita sakit mata.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, dokter Sukeksi MKes, dan Direktur RSUD Wonogiri, dokter H Dwi Handoyo MM, membenarkan bahwa penyakit flu mata atau congjuntivitis itu belakangan ini banyak diderita oleh penduduk Wonogiri. Keduanya membantah sebagai wabah. ''Memang itu mudah menular, tapi bukan wabah dan itu mudah disembuhkan,'' tegas Sukeksi.

Untuk menghindarkan dari kemungkinan terjangkiti penularan flu mata, masyarakat diseru dapat menjaga diri ketika bergaul, terutama jauhi lebih dulu warga yang menderita flu mata. Bila terpaksa sampai terjangkiti, segeralah berobat ke Puskesmas atau dokter terdekat.

Sukeksi menandaskan, untuk penyembuhannya, di samping dilakukan pengobatan dengan tetes atau salep mata, kepada penderita juga diberikan antibiotik untuk penyembuhan peradangannya. Masyarakat diminta jangan panik, karena di Puskesmas cukup tersedia obatnya. (P27-16h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA