logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 25 Februari 2006 NASIONAL
Line

Tak Pernah Atasi Persita dalam Tiga Musim

SEMARANG-Kekecewaan karena gagal meraih poin penuh pada laga kandang menjamu Semen Padang (15/2) sudah dilupakan Emmanuel de Porras cs. Poin yang hilang itu diharapkan bisa tergantikan saat pasukan Sutan Harhara menghadapi Persita Tangerang sore ini di Stadion Benteng. Prestasi tak terkalahkan dalam empat partai tandang sebelumnya menjadi modal penting meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi.

"Dalam tiga musim, PSIS belum pernah menang lawan Persita. Kami akan memecahkan mitos tersebut," ungkap Manajer Tim Yoyok Sukawi.

Dalam enam pertandingan di tiga musim itu, pasukan Mahesa Jenar lebih banyak bermain seri. Pada Kompetisi Liga Indonesia (KLI) IX, anak-anak Semarang bermain imbang 1-1, baik dalam partai kandang maupun tandang. Hasil seri itu terulang lagi saat KLI X 2003. Putaran pertama yang digelar di Stadion Jatidiri berakhir 2-2 dan putaran kedua di Stadion Benteng berkesudahan 1-1.

Tahun lalu, tim kebanggaan warga Semarang ini menderita kekalahan 0-1 saat bertanding di kandang Persita saat putaran pertama. Namun, di Stadion Jatidiri mereka menuai hasil seri 1-1.

Pada musim ini, tren permainan anak-anak asuhan Sutan Harhara meningkat jika bermain di kandang lawan. Dari empat partai tandang, tiga diantaranya berhasil dimenangi, yaitu atas Persib (1-2), PSIM (1-2) dan Persija (0-1). Sedangkan satu pertandingan lainnya, menghadapi Persikota, berakhir seri 1-1.

"Kami diuntungkan dengan waktu recovery yang panjang. Pemain jadi lebih siap untuk mempermalukan lawan di depan pendukungnya," kata suami dari Swasti Aswagati ini.

Cedera

Kondisi PSIS dinilai Yoyok sudah siap tanding. Meski beberapa pemain pilar mengalami cedera dan akumulasi kartu kuning, kekuatan tim dinilainya tidak akan berkurang. Pelatih sudah menyiapkan pengganti yang kualitasnya sepadan. Fofee Kamara yang absen karena akumulasi kartu kuning misalnya, akan diganti Eko Prasetyo.

"Yang penting main lepas, disiplin dan kerja keras. Mudah-mudahan usaha keras pemain nanti bisa membuahkan poin," harapnya.

Putra kedua Walikota Sukawi Sutarip itu mengakui buta kekuatan tuan rumah. Tim asuhan Jacksen F Tiago itu banyak mengalami perubahan. Di tubuh tim berjuluk Pendekar Cisadane ini sudah tidak lagi diperkuat duet striker andal Ilham Jayakusuma dan Zaenal Arif. Ilham hengkang ke MPPJ Selangor Malaysia dan Zaenal pindah ke Persib.

Meski demikian, hal itu tidak banyak mengurangi kekuatannya. Masih banyak pemain berkualitas macam Isnan Ali, Supriyono, Maman dan beberapa pemain eks timnas U-20 di tim tersebut. Karenanya, Emmanuel de Porras cs tidak boleh meremehkan Maman cs, meskipun saat ini posisi "Pendekar Cisadane" berada di papan bawah.

"Bukan hanya pemainnya yang bagus, pelatihnya juga berkualitas. Buktinya, saat menangani Persebaya Jacksen juga sukses," terang Yoyok.

"Setelah menang lawan Persitara, mereka akan lebih termotivasi untuk mengalahkan PSIS. Kebangkitan mereka patut kami waspadai," tambahnya. (H13-22)

Siaran Langsung TV 7

Persita Vs PSIS

Sabtu (25/2), Pukul 15.30 WIB


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA