SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Selasa, 21 Februari 2006

MANILA - Sebuah ledakan mengguncang halaman istana presiden Filipina, Senin kemarin. Namun aparat keamanan mengatakan ledakan itu mungkin disebabkan oleh bahan kimia yang dibuang di tempat sampah, bukan oleh bom.

GUINSAUGON - Harapan menemukan korban selamat di Filipina sempat mencuat Senin kemarin, namun ternyata harapan itu harus dikubur. Tentara Amerika dikabarkan telah menemukan 50 orang yang selamat di gedung sekolah Desa Guinsaugon,

KAIRO - Pemimpin jaringan Al Qaedah, Usamah bin Ladin, berjanji dia tidak akan pernah tertangkap dalam keadaan hidup. Dia juga menyatakan Amerika Serikat menerapkan taktik yang sama kejamnya dengan Saddam Hussein.

BANGKOK - Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra akan membubarkan parlemen dan mengumumkan pemilu dipercepat, jika oposisi terus menekan dia untuk mundur.

MOSKWA - Iran tetap bertekad melakukan riset nuklir, meskipun utusan negara itu berada di Moskwa untuk merundingkan proposal Rusia mengenai pengayaan uranium bagi keperluan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Iran.

GAZA - Kelompok Hamas memulai perundingan dengan faksi-faksi militan lainnya Senin kemarin mengenai pembentukan pemerintahan baru Palestina. Hamas memberikan jaminan tidak akan menumpas para pejuang militan kendati tekanan internasional menghendaki demikian.

NABLUS - Saat dunia mengancam untuk menghentikan bantuan, warga Palestina berusaha mempertahankan hidupnya di bawah rezim berdasar keyakinan. Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana kehidupan warga Palestina di bawah Hamas, keluarga Syekh Hamid al-Bitawi yang tinggal di Kota Nablus, Tepi Barat, bisa dipakai sebagai acuan.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA