SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Selasa, 20 Desember 2005

WASHINGTON - Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat menyetujui rancangan undang-undang yang melarang penyiksaan terhadap tawanan. DPR AS juga menyepakati anggaran Pentagon sebesar 50 miliar dolar AS (sekitar Rp 500 triliun) untuk perang di Irak dan Afghanistan.

WASHINGTON - Para anggota parlemen AS hari Minggu (18/12) mengatakan, Presiden George W Bush kemungkinan melangggar hukum karena menyetujui penyadapan telepon dan e-mail di Amerika Serikat setelah serangan kamikaze 11 September 2001.

DEN HAAG - Mahkamah Internasional PBB kemarin memutuskan bahwa Uganda melanggar kedaulatan tetangganya, Republik Demokratis Kongo.

DUBAI - Kelompok militan Irak, Senin kemarin, memajang di internet video yang menurutnya menunjukkan pembunuhan seorang konsultan keamanan AS. Dia diculik awal bulan ini.

HONG KONG - Wakil menteri luar negeri Korea Selatan bertolak ke Hong Kong, Senin kemarin. Dia berusaha merundingkan pembebasan ratusan warga Korsel yang ditangkap selama demonstrasi antiperdagangan bebas.

ABU DHABI - Para pemimpin Teluk Arab kemarin mengimbau pembentukan zona bebas senjata nuklir di Timur Tengah. Namun mereka tidak menyinggung soal Iran. Mereka justru mengecam Israel.

JERUSALEM - Kondisi Perdana Menteri Israel Ariel Sharon (77) telah membaik, Senin kemarin, sehari setelah dia menderita stroke ringan. Sebelumnya, sakit yang dialami Sharon itu menimbulkan persoalan mengenai berapa lama dia mampu mendominasi politik Israel. Mantan jenderal itu dibawa ke rumah sakit Minggu lalu. Dia menjalani serangkaian pemeriksaan semalam.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA