logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 11 September 2005 OLAHRAGA
Line

Lifter Semarang Siap Tempur

RYU Gym Semarang merupakan salah satu klub olahraga yang menyumbangkan banyak atlet (11) ke Porda Jateng di Semarang, 14-18 September mendatang. Lantas sejauh mana persiapan dan kesiapan atlet mereka?

Mereka melakukan latihan secara intensif seminggu lima kali dengan porsi latihan dua jam. Suasana di markas besar Ryu di Jalan Majapahit nomor 59 Semarang setiap pukul 14.00-16.00 WIB selalu ramai dengan bunyi berdebumnya barbel.

Para lifter melakukan latihan standing snatch, pull snatch, back squat, clean, jerk standard, standing press dan pull up secara berselang-seling setiap hari. Sadino (mantan juara nasional) yang mengawasi para lifter berlatih optimistis para atletnya akan mampu mempersembahkan medali emas.

''Para atlet berlatih dengan serius, bahkan di kala liburan sekolah mereka tetap latihan,'' tandas Sadino.

Kartu as Semarang, yakni Purwanto (kelas 75 kg), mempunyai total angkatan 500 kg, squat 200 kg, bench press 100 kg dan deadlift 200 kg. Jam terbangnya terbilang padat. Dia merupakan mantan peraih medali emas Porda tiga kali berturut-turut pada 1996, 2000 dan 2004.

''Saya akan berjuang sekuat tenaga menyumbangkan medali emas lagi untuk Semarang,'' ungkap lifter senior yang pernah merebut perunggu pada Kejurnas 2004 dan PON 2004 ini.

Eko Santoso

Lifter favorit emas lain adalah Eko ''Bagong'' Santoso yang akan bertanding di kelas 62 kg. Atlet dan pelatih di Ryu Gym ini pernah merebut emas pada Kejurda Jateng empat kali, tahun 2001, 2002, 2003 dan 2004. Lifter berusia 22 tahun ini menilai atlet Purwodadi dan Solo yang bakal menjadi rival kuatnya.

Kendati begitu, Eko tetap menebar keyakinan untuk meraih medali emas di Porda nanti.

Dia berpengalaman karena pernah merebut medali emas di Kejurnas Yunior tiga kali, 2000, 2002 dan 2003. Total angkatan terbaiknya 180 kg.

Pada cabang binaraga, atlet Ryu seperti M Kuat (kelas 80 kg) dan Meny (kelas 70 kg) di atas kertas akan mampu mempersembahkan medali emas.

Bukan bermaksud mengecilkan kemampuan atlet lain, namun menengok prestasi Kuat dan Meny belakangan ini yang meroket tajam (keduanya juara nasional 2005), rasanya mereka sulit tergeser.

Kuat yang kini mengikuti Pelatnas SEA Games tentu memiliki kualitas otot di atas rata-rata. Sementara Meny juga tengah berlatih keras menyongsong event yang lebih besar, Mr Indonesia, Desember mendatang.

Atlet pendatang baru seperti Bambang (kelas 60 kg), Budiawan (90 kg), Gurit (56 kg), Puguh (77 kg), Erik (51 kg), Laras (44 kg) dan Inung juga diharapkan mampu menyumbangkan medali. Persaingan keras akan terjadi pada cabang angkat besi dan berat.

Lawan tangguh lifter-lifter Semarang akan datang dari Purwodadi yang menurunkan old crack Gunawan (mantan juara SEA Games). Karanganyar yang mengandalkan Catur Mei (runner-up PON 2000), Blora dan Banyumas juga tak bisa dipandang sebelah mata. (Paulus NM-31)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA