| Jumat, 12 Agustus 2005 | KEDU & DIY |
Bupati Sleman DilantikRakyat Bisa Kontrol KinerjanyaYOGYAKARTA-Kini masyarakat tinggal menunggu bukti dari janji pemimpin yang menang dalam Pilkada. Pemenang harus mem-file ulang janji politik saat merayu massa pada saat kampanye yang lalu. ''Pemenang hendaknya membayar dengan pengabdian dan totalitas dalam menata pembangunan wilayah,'' ujar Gubernur Provinsi DIY, Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakilnya KGPAA Paku Alam IX, Rabu lalu pada pelantikan Drs H Ibnu Subiyanto Akt dan Drs H Sri Purnomo sebagai Bupati/Wakil Bupati Sleman periode 2005-2010 di Gedung DPRD Bantul. Gubernur berpesan agar rakyat juga harus menyiapkan diri untuk mengontrol kinerja Bupati/Wakil Bupati terpilih melalui mekanisme dalam koridor hukum yang tersedia. Dikatakan, ada baiknya Kepala Daerah terpilih dengan kebesaran jiwa bisa mengakomodasi program-program simpatik yang ditawarkan kandidat pesaing. Khususnya terhadap program yang ada manfaatnya bagi kepentingan publik. ''Pemimpin yang cerdas dan bijak adalah pemimpin yang mampu mengelola aspirasi semua lapisan masyarakat,'' katanya. Menumbuhkan Sebab, pasca Pilkada yang harus dibangun adalah kompetisi untuk menumbuhkan semangat membangun daerah dan masyarakat. ''Membangun tidak hanya dalam bidang fisik yang kasatmata saja. Tapi juga bagaimana mewujudkan reformasi demokrasi birokrasi. Termasuk menyiapkan pengembangan SDM berkualitas. Melalui Pilkada yang berlangsung aman, tertib dan lancar pada 26/6 lalu, pasangan Ibnu Subiyanto (55)-Sri Purnomo (44) menang dengan perolehan 195.464 suara (39,58 %) dari tiga pasangan saingannya. Yaitu Drs HM Hafidh Asrom/Kusbaryanto (167.610 suara), H Sukamto SH/Sudrajat Selorujito (71.155 suara) dan pasangan Sutrisno/Ahmad Yulianto (59.584 suara). (P58-39) |