logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 27 Desember 2004 NASIONAL
Line

Makanan Disesuaikan Kebutuhan Jamaah Haji

BOYOLALI - Fasilitas yang diberikan kepada jamaah haji tahun ini, dipastikan lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Terutama menyangkut makanan yang diperoleh jemaah haji selama karantina di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali.

Ketua Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Adi Sumarmo Drs HM Chabib Thoha MA menjelaskan mulai tahun ini makanan yang disajikan bagi setiap jamaah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Dianjurkan Dokter

Termasuk bagi calon haji berisiko tinggi, akan disediakan makanan khusus yang dianjurkan dokter.

''Bagi yang diet garam, diet gula ataupun pantangan yang disarankan dokter, semuanya akan disediakan pihak katering, dalam hal ini Katering Wahyu, selama berada di Asrama Haji,'' kata dia belum lama ini.

Begitu tiba di gedung Jeddah - gedung penerimaan - setiap calon haji melakukan cek kesehatan. Dari situ akan diketahui makanan apa saja yang dianjurkan dokter.

''Setelah pemeriksaan selesai, petugas akan mencatat apa saja yang tidak diperbolehkan bagi calhaj. Layaknya makanan di Rumah Sakit, nantinya akan dipisahkan sesuai kebutuhan tiap calhaj.''

Untuk menjaga keamanan makanan yang akan disajikan, terlebih dahulu akan dilakukan tes uji coba. Petugas membawa sampel makanan kepada petugas laboratorium untuk diperiksa kelayakan dan keamanannya, satu jam sebelum disajikan.

''Tentunya kita tidak ingin tragedi Munir atau Jusuf Kalla terjadi di sini. Jangan-jangan ada racun arseniknya,'' kata dia setengah berkelakar.

Sementara itu , hujan yang kerap mengguyur asrama haji membuat sebagian jamaah mengalami gejala flu, diare, pusing-pusing, infeksi saluran pernafasan, dan hipertensi. Menurut dokter jaga poliklinik Embarkasi Dzul Frida, setiap hari antara 5 - 20 calhaj datang ke poliklinik dengan keluhan tersebut. (G13-58m)

Jadwal Keberangkatan

Selasa, 28 Desember 2004

Kloter 19, 400 jamaah asal Kabupaten Klaten, pukul 01.00

Rabu, 29 Desember 2004

Kloter 20, 245 jamaah asal Kota Pekalongan, 155 jamaah asal Kab Jepara, pukul 00.01

Kloter 21, 234 jamaah asal Kab Sragen, 166 jamaah asal Kota Pekalongan, pukul 03.00

Kloter 22, 400 jamaah asal Kab Kendal, pukul 06.00


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA