| INDEKS BERITA HARI INI | Jumat, 2 Januari 2004 |
|
Stiker Angka Lima Bertebaran di Solo
KOTA - Stiker angka lima berwarna hijau yang dicetak tebal di selembar kertas putih bertebaran di pinggir berbagai ruas jalan di Kota Solo. Stiker-stiker itu ditempel berjajar tiga di tiang-tiang listrik, tiang telepon, dan boks pengatur lalu lintas, antara lain di kawasan Purwosari, Gendengan, dan Nonongan. Stiker-stiker yang sama juga tertempel di beberapa bagian tugu di Manahan. |
Potensi Pelanggaran Pemilu Mulai Muncul
SOLO - Meski sudah dipagari dengan sejumlah ketentuan, potensi pelanggaran terhadap pemilihan umum tetap ada, bahkan potensi itu sekarang mulai muncul. Hal itu diungkapkan staf pengajar Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr Khuzaifah Dimyati, kemarin. |
|
|
Calon Haji Termuda Solo 2004 Hafal Alquran, Dihadiahi Naik Haji SEMULA Naililmuna, calon haji termuda asal Solo menolak tawaran sang ayah untuk menunaikan ibadah haji. Namun, beberapa hari kemudian, tepatnya selepas shalat isya, gadis kelahiran Solo, 8 Mei 1983, ini berubah pikiran. |
Solo Bebas Daging Sapi Gila
BALAI KOTA - Daging sapi impor yang beredar di pasaran Solo dinyatakan aman dan tidak mengandung penyakit sapi gila. Sebab, menurut drh Sayono Amiradji, daging sapi impor yang masuk ke Solo berasal dari negara yang bebas dari serangan virus, yakni Australia dan Selandia Baru. |
|
|
Pedagang Masih Mungkin Masuk Pasar Cendera Mata
ALUN-ALUN LOR - Meski disinyalir ada perubahan jumlah dalam pendataan pedagang oleh tim terpadu PKL Kawasan Keraton dengan pendataan sebelumnya, dimungkinkan para pedagang masih bisa tertampung di Pasar Cendera Mata. |
PKL Baju Rombeng Tak Akan Digusur
ALUN-ALUN KIDUL - Sekitar seratus pedagang oprokan di luar Pasar Gading dipastikan tak akan digusur, terkait pengaktifan kembali Subterminal Gading. Pedagang yang kebanyakan berjualan baju rombeng tersebut hanya ditata, sehingga tidak mengganggu aktivitas di subterminal yang hampir rampung pembangunannya. |
|
|
Beralaskan Tanah, Sambut Larung Ageng
JURUG - Awal Tahun Baru 2004 di Surakarta, kemarin, bernuansa lain dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, di aliran Bengawan Solo, mulai dari daerah Langenharjo, Kabupaten Sukoharjo hingga Butuh, Kabupaten Sragen digelar prosesi Larung Ageng Jaka Tingkir. |
Meriah, tapi Panitia Pentas Rugi
KOTA - Meski hampir semua sudut kota penuh manusia yang turun ke jalan, perayaan malam tutup tahun di Solo kali ini terasa sedikit hambar dibandingkan dengan tahun lalu. Padahal, cuaca di Kota Bengawan sejak Rabu siang hingga malam kemarin cerah dan berbintang saat detik-detik 2004 datang. |
|
|
Akhiri 2003 dengan Demo
KENTINGAN - Menutup akhir tahun 2003 kemarin, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Mahasiswa (Dema) UNS menggelar unjuk rasa di bulevar UNS. Mereka juga mengadakan orasi dengan berjajar di tengah Jalan Ir Sutami depan kampus UNS Kentingan. |
Larikan Motor untuk Rayakan Tahun Baru
MANAHAN - Nasib baik mungkin sedang berpihak pada Pujiarto (20), warga Badran Mojo Semanggi, Pasarkliwon. Motor Yamaha kesayangannya, AD-5379-H yang dilarikan temannya, Yamtono alias Yanto (22), ditemukan kembali dalam kondisi utuh. |
|
|
Pertahankan Kantong Air Kota
BALEKAMBANG - Rencana penataan Taman Balekambang diharapkan tetap mempertahankan potensi kawasan itu sebagai daerah kantong air bagi Kota Solo. Selama ini, lokasi tersebut merupakan kantong air yang cukup besar kontribusinya bagi warga. |
Riwajatmoe Doeloe Sasono Mulyo Keraton Surakarta Pernah Jadi Kawah Candradimukanya Seniman BANGUNAN tua itu berkesan wingit. Dinding-dindingnya yang menjulang dan tampak sedikit kusam. |
|
|
Penggabungan BKKBN ke DKRPP Perlu Ditinjau
KOTA - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Perempuan untuk Kemanusiaan dan HAM (Spek-HAM) meminta gar Wali Kota Surakarta meninjau kembali kebijakan penggabungan BKKBN ke dalam DKRPP. |
Dewan Dapat Pesangon Rp 35 Juta/Anggota
SUKOHARJO-Boleh saja ke-45 anggota DPRD bungkam mengenai keberadaan dana purnabakti. Namun soal pesangon tersebut terkuak setelah RAPBD 2004 disetujui dalam rapat paripurna di Gedung Dewan, Rabu (31/12). |
|
|
Pesta Miras Sulut Perkelahian
KARANGANYAR-Pada tahun baru di Karanganyar terjadi peristiwa perkelahian dan penusukan. Dua kasus kriminal tersebut di dua tempat berbeda. Tawuran di Dukuh Tegalbiru, Kecamatan Tasikmadu, sedangkan penusukan di Desa Tegalgede, Kecamatan Karanganyar Kota. |
Sejak Pukul 23.00 Jalan Macet Total
KLATEN- Ribuan warga Kota Klaten dan sekitarnya tumpah ruah di alun-alun hingga Plaza Klaten saat pergantian tahun 2003-2004. Warga yang sebagian besar menggunakan sepeda motor memenuhi jalan protokol sehingga sejak pukul 23.00 jalanan macet total. |
|
|
Kelompok Usaha Bersama Mendapat Bantuan Sapi
BOYOLALI - Bupati dr H Djaka Srijanta belum lama ini secara simbolis menyerahkan bantuan ternak sapi, obat-obatan, dan makanan ternak sapi kepada kelompok usaha bersama di berbagai desa di Kecamatan Sambi dan Teras. |
Saling Berpelukan di Gunung Merapi
BOYOLALI- Suasana pergantian tahun di Boyoalali benar-benar semarak. Sepanjang Jalan Protokol menjelang detik-detik pergantian tahun dipadati kawula muda. Pusat perbelanjaan di Jalan Pandanaran yang menggelar panggung gembira dan layar tancap menjadi sasaran pengunjung. |
|
|
Dikembalikan, Berkas Caleg Tak Lengkap
SUKOHARJO-Dugaan KPUD Sukoharjo bahwa berkas- berkas pengajuan caleg tidak lengkap ternyata benar. Mereka terpaksa bekerja dua kali untuk menyerahkan berkas tersebut ke induk parpol. ''Habis bagaimana lagi, karena sebagian besar tidak lengkap terpaksa kita kembalikan,'' ujar Ketua KPUD Khomsum Nur Arif SAg. |
Kuburan Bayu Dibongkar untuk Autopsi
SRAGEN-Kuburan Bayu (21), warga Kampung Mageru Kidul, Kelurahan Plumbungan yang diduga tewas akibat pembunuhan, Rabu (31/12) dibongkar untuk kepentingan autopsi. |
|
DPRD Didesak Segera Bahas Renstra
KARANGANYAR-Ketika melantik Hj Rina Iriani SR SPd MHum dan KRMTH Drs H Sri Sadoyo MM sebagai Bupati dan Wabup Karanganyar pada 15 Desember 2003, |
''Wakil Ketua Dewan Hanya Formalitas''
SOLO - Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) menganggap tidak begitu penting keberadaan wakil ketua Dewan dari fraksinya. Paling tidak menurut Ketua Fraksi PAN Zainal Arifin, hingga enam bulan ke depan keputusan dan kebijakan yang akan diambil Dewan tidak lagi sebanyak beberapa waktu lalu. |
|
|
Jam Belajar Belum Memasyarakat
SOLO - Kebijakan jam belajar sebenarnya merupakan bentuk kepedulian Pemerintahan Kota Surakarta terhadap pendidikan. Hanya, kebijakan tersebut dinilai belum dirasakan seluruh elemen masyarakat. Demikian antara lain refleksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS. |
Teras Jadi Ketua tanpa SK KPU Pusat SEJAK 29 Desember lalu, Drs Sutopo sudah menandatangani surat-surat KPU Karanganyar dalam kapasitasnya sebagai ketua. Dengan demikian, kemelut atau krisis kepemimpinan KPU Karanganyar yang terjadi sejak muculnya rekomendasi KPU atas recalling sembilan anggota FPDI-P, pertengahan Agustus lalu, diharapkan sudah selesai. |
|
|
RSUD Diminta Tingkatkan Pelayanan
KARANGANYAR-Keluhan masyarakat atas pelayanan rumah sakit umum daerah (RSUD) yang dinilainya lemah, ditanggapi positif oleh Bupati Hj Rina Iriani SR SPd MHum. Ia meminta seluruh jajaran rumah sakit memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. |
Kasus Korupsi Seragam Dinas P dan K Giliran Pengusaha Konfeksi Diputus Bebas KLATEN -Padno Prihanto, pengusaha konfeksi yang menerima order jahit sekitar 13.000 seragam karyawan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K), diputus bebas oleh majelis hakim yang diketuai M Tafkir SH, Rabu (31/12). |
|
Forum Dalang Dukung Pentas Wayang Kulit RRI
SOLO- Upaya menghidupkan kembali pentas wayang kulit rutin di Auditorium RRI Surakarta mendapat sambutan hangat para dalang. Mereka menyatakan siap mendukung langkah tersebut, untuk mengembalikan pamor RRI sebagai pusat pengembangan budaya tradisional. |
Dana Pendidikan Maksimal, Tak Ada Dalang Keleleran
KETUA DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, untuk kesekian kalinya hadir dalam Forum Dalang Rebo Legen di rumah Ki Haji Anom Suroto, Pondok Timasan, Pajang. Dia didampingi istrinya, Kusnariati Sri Rahayu dan beberapa fungsionaris PAN, menonton pertunjukan wayang kulit yang digelar setiap malam weton dalang kondang tersebut. |
|