| INDEKS BERITA HARI INI | Sabtu, 13 September 2003 |
|
TAJUK RENCANA : Keputusan Israel Bisa Menyulut Perang - Kabinet Israel mengambil keputusan yang bisa makin meningkatkan konflik. Yaitu merencanakan mengasingkan pemimpin Palestina Yasser Arafat ke negara lain. Negara mana yang bakal dijadikan tempat pengasingan, belum ada perinciannya. Rencana itu segera mendapat reaksi sangat keras dari Palestina. Kamis kemarin ribuan orang turun ke jalan-jalan di Kota Ramallah untuk memprotes rencana gila-gilaan itu. |
TAJUK RENCANA : Ke Mana Arah Solusi Kasus Gus Ipul? - Tanda-tanda islah tampaknya cenderung menguat di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam kasus reposisi Saifullah Yusuf dari jabatan sekjen ke salah satu wakil ketua. Menjelang pertemuan para ulama yang diagendakan di Kajen, Margoyoso, Pati, Minggu (13/9) besok, isyarat itu makin tampak dari keinginan untuk menimbang untung-rugi demi konsolidasi PKB menyongsong Pemilu 2004. |
|
|
KARANGAN KHAS : Mungkinkah HMI Bersatu Lagi? Oleh: Yogie Maharesi SAUDARA Mohammad Nasih telah memberikan komentar (SM, 9 September 2003) tentang HMI-MPO yang baru saja menyelenggarakan kongres di Semarang, 7-12 September 2003, dan mencermati beberapa wilayah perhatian serta muatan pandangannya. Saya dapat menilai paparan tersebut bersifat "lurus" dan tidak berpihak. |
KARANGAN KHAS : Desa Buku dan Minat Baca Masyarakat Oleh: Asep Purnama Bahtiar APAKAH buku itu? Jawaban terhadap pertanyaan ini, kata Hellmut Lehmann Haupt pengarang The Life of the Book, bergantung pada apakah kita tertarik pada karakteristik-karakteristik secara fisik atau fungsional. Secara fisik, buku adalah sebuah rakitan atau kumpulan lembaran empat persegi yang direkat menjadi satu dan dilindungi cover dari bahan yang lebih tahan lama. |
|
SURAT PEMBACAPensiun Dini PNSPegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin mengajukan pensiun dini, perlu mendapat perhatian dan imbalan yang menarik. PP yang mengatur pensiun dini sekarang tidak menguntungkan. Padahal bagi pemerintah bila banyak yang mengajukan pensiun dini sangat menguntungkan. Pemerintah bisa mengganti PNS yang sudah tidak produktif karena usia dan pendidikan, dengan tenaga muda. |
||