logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 8 April 2003 Sala  
Line

Pedagang Sepanjang Ring Road Ditata

MOJOSONGO- Kantor Pengelola Pedagang Kaki Lima (PKL) akan menata pedagang di sepanjang ring road Mojosongo agar tak mengganggu lalu lintas. Sebagian PKL di sisi selatan jalan akan diminta memotong kios 1,5 m, sedangkan kios tiga pedagang yang terlalu dekat jalan akan dimundurkan 1 m.

''Pedagang setuju. Mereka diberi jangka waktu 10 hari sejak sekarang untuk pemindahan,'' kata Kepala Kantor PKL Bambang Santoso W SH di kantornya, Senin ( 7/4) kemarin.

Pihaknya dan pedagang telah membahas biaya pembangunan ulang kios.

Sementara itu, sebagian pedagang kaki lima di sepanjang ring road Mojosongo mengaku pasrah jika diminta meminggirkan warung 1-2 m. Meski, mereka mengaku berat karena mesti membongkar.

''Warung saya ini sudah cukup jauh dari badan jalan. Saya rasa tak perlu dimundurkan. Namun kalau diperintahkan, kami manut saja,'' tutur Suparmo, seorang pedagang.

Tidak Menolak

Jika diminta meninggalkan tempat dagangan pun mereka tak akan menolak. Mereka tak meminta ganti rugi jika sewaktu-waktu kios mereka dibongkar untuk perlebaran ring road yang sekarang baru dua lajur itu.

Namun mereka keberatan jika dikatakan mengganggu dan membahayakan lalu lintas. Karena, selama ini mereka mendirikan bangunan tidak tepat di bahu jalan, tetapi minimal 1 m dari jalan.

''Kalau saya pasrah jika disuruh pindah. Dulu kami pernah diberi tahu Bina Marga bahwa sewaktu-waktu ring road dilebarkan kami harus mau pindah,'' ujar dia.

Dia menyatakan tak akan meminta ganti rugi dari Bina Marga atau Pemerintah Kota Surakarta. Sebab, kios yang mereka bangun semipermanen. Kios itu terbuat dari bambu dan berukuran sekitar 2 x 3 m.

Hal senada diungkapkan Budi, pemilik kios lain yang membuka usaha potong rambut. Dia mengaku tak keberatan pindah jika diperlukan Bina Marga, meski kiosnya berupa bangunan permanen.

''Saya pasrah saja karena tanah ini memang bukan milik kami. Kami ini berterima kasih boleh berusaha di sini.''

Pedagang di tempat itu, kata Suparno, masih tenang-tenang saja. Karena meski pernah diberi pengarahan Bina Marga, sampai sekarang mereka belum mendengar ada rencana pelebaran jalan dalam waktu dekat.

''Namun sampai sekarang belum ada kabar akan dibangun dalam waktu dekat,'' sambung dia. (G18,G13-51g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA