
| Selasa, 8 April 2003 | Ekonomi |
BPD Dipercaya Kelola Keuangan DaerahKLATEN- Pemkab Klaten akan tetap mempercayakan pengelolaan keuangan daerahnya kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng Cabang Klaten. Diharapkan kerja sama yang telah terjalin saat ini dapat ditingkatkan pada masa mendatang. Hal itu ditegaskan Bupati Klaten H Haryanto Wibowo usai pemotongan tumpeng dalam acara peringatan HUT Ke-40 BPD Jateng di ruang kerjanya, kemarin. Acra potong tumpeng yang merupakan tradisi tahunan itu, selain dihadiri Pimpinan BPD Jateng Cabang Klaten Suyadhi, juga Sekda Drs Wibowo Muktiharjo, Kepala Bappeda Ir Rio Darmanto, para asisten Bupati, dan kepala Bagian. Menurut Pimpinan BPD Cabang Klaten Suyadhi, selama ini banknya dipercaya mengelola keuangan daerah dan memberi kontribusi ke kas daerah berupa jasa giro. Sebelum era otonomi, sumbangan ke kas daerah hanya Rp 400 juta, kini setelah otonomi daerah jumlahnya terus meningkat. Pada tahun 2002, BPD mampu memberikan jasa giro Rp 1,422 miliar atau 101,58% dari target yang ditetapkan dalam APBD 2002. Tahun 2003 targetnya ditingkatkan menjadi Rp 1,75 miliar. Suyadhi optimistis target itu akan tercapai, sebab jumlah Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Klaten tahun ini meningkat cukup berarti. ''Pemasukkan jasa giro itu tergantung dari jumlah DAU Pemkab yang dikelola BPD. Apabila tahun lalu Rp 1,4 miliar bisa terpenuhi, tahun ini saya optimistis Rp 1,75 miliar akan tercapai, karena DAU Klaten naik,'' ujarnya. Perkembangan hasil usaha pada Maret 2003 mencapai Rp 1,88 miliar atau naik 29,35% dibandingkan dengan Maret 2002 yang hanya Rp 1,45 miliar. Pertumbuhan kredit mencapai Rp 80,7 miliar atau naik 50,23% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp 53,7 miliar. Jumlah dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat naik 52,78% dari Rp 85,49 miliar Maret 2002 menjadi Rp 130,6 miliar pada Maret 2003. Perkembangan aset tercatat naik 57,83% dari Rp 104,55 menjadi Rp 165 miliar.(F5-69k) |