logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 7 Oktober 2002 Jawa Tengah - Muria  
Line

Operasi Togel Dinilai Tak Adil

REMBANG- Operasi toto gelap (togel) oleh aparat Polda Jateng akhir-akhir ini memunculkan reaksi dari sebagian masyarakat. Mereka menganggap aparat pilih kasih.

"Cuma rakyat kecil yang ditangkap. Judi kuda lari yang dibandari orang Semarang sama sekali tidak disentuh operasi," kata Anang Bachtaruddin yang mengatasnamakan warga Rembang.

Ia mengemukakan, seharusnya aparat memberikan contoh yang baik. Kalau memang ingin menegakkan hukum, harus bertindak adil. "Jangan arogan seperti sekarang. Itu sangat memalukan."

Pernyataan Anang dibenarkan warga lain. Mereka sangat menyayangkan tindakan aparat Polda yang turun ke Rembang hanya untuk memberantas kupon togel buatan rakyat kecil. Sementara itu, kupon kuda lari dari Semarang dibiarkan merajalela.

"Hampir setiap malam ada operasi. Tapi ya itu tadi, cuma kupon lokal yang dijadikan sasaran," ujarnya.

Dari situ, katanya, masyarakat menjadi bertanya-tanya, ada apa sebenarnya? Apakah peredaran kupon kuda lari sudah mendapatkan izin sehingga dibiarkan begitu saja?

Ketua DPRD H Tahar HP menyatakan ikut prihatin atas tindakan tersebut. "Saya sudah mendengar banyak ungkapan kekecewaan masyarakat," katanya.

Kapolres AKBP Drs Bambang Budi Santoso menjelaskan, pihaknya bertekad memberantas segala bentuk perjudian. Alasannya, perbuatan tersebut merupakan pelanggaran hukum. Tentang anggapan masyarakat bahwa polisi pilih kasih dalam menangkap penjudi, Bambang membantahnya. "Tidak benar anggapan itu," katanya.(jl-78c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Analisis | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA