
| Selasa, 1 Oktober 2002 | Berita Utama |
"Tuhan Masih Menolong Saya""TERNYATA Tuhan masih menolong saya," ujar Ketua DPC PDI-P yang juga Ketua DPRD Pemalang HU Kumpul Sutrisno menanggapi gagalnya demo penggulingan dirinya yang rencananya akan berlangsung kemarin. Kejadian penyerbuan Satgas PDI-P di penginapan Rumah Makan Luas Indah di perbatasan Pemalang-Tegal merupakan puncak konflik internal partai itu yang sudah berlangsung lama. "Tetapi bagaimanapun mereka semua adalah anak buah saya. Saya tidak akan melihat sebelah mata. Saya akan melakukan pembinaan sebab tidak ada manusia yang terlepas dari suatu kekhilafan," ujar dia. Penyerbuan itu dianggapnya, merupakan suatu dinamika dalam organisasi dan politik. Tetapi hal itu belum bisa dikatakan bahwa PDI-P pecah. Hal itu perlu adanya klarifikasi. Dia tidak tahu apakah gerakan yang akan menggulingkan dirinya murni dari para kader atau gerakan yang sudah terkontaminasi oleh pihak eksternal. Sepanjang sesuai dengan mekanisme AD/ART dia angkat jempol. Gerakan tersebut diantisipasi satgas dengan memantau ranting-ranting. Ternyata di RM Luas Indah ada pertemuan. Lalu mereka melakukan penggerebekan dibantu beberapa satgas dari Tegal. Sementara itu Taufik Hidayatullah, kader PDI-P Bantarbolang menyatakan, kecewa dan minta kepada aparat keamanan menindak dengan tegas para pelaku perusakan dan penganiayaan di penginapan RM Luas Indah. Dia juga minta para korban yang dibawa ke Mapolres Slawi dilepaskan. Kecuali itu, dia mendesak agar DPC PDI-P bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Banyak mata yang melihat bahwa kedatangan satgas yang menyerbu ke RM Luas Indah didampingi Ketua DPC Kumpul Sutrisno. "Banyak yang melihat dia ada disana. Bahkan bertelanjang dada sambil mengatakan tidak jadi Ketua DPRD juga tidak apa-apa," katanya. Taufik merasa kasihan kepada para kader yang menjadi korban amukan saudaranya sendiri yakni satgas. Mestinya terhadap saudara sendiri tidak seperti itu tetapi diselesaikan dengan baik menggunakan akal sehat. Apalagi niat sejumlah kader di RM Luas Indah adalah untuk memperbaiki partai dan demi kebaikan partai pada Pemilu 2004 nanti.(sf-70) |