![]() |
|
|
||||||||||||||
|
|
Susu Mahal, Warga Klaten Berlatih Buat Susu
Kedelai
Klaten, CyberNews. Melambungnya harga susu akhir-akhir ini oleh
Bidang Wanita Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten
Klaten disikapi dengan menggelar Pelatihan Pembuatan Susu Kedelai, Kamis
(12/7). Bertempat di kantor DPD PKS Klaten, pelatihan ini diikuti oleh 48
orang peserta yang terdiri dari utusan dari DPC PKS se-Klaten, serta utusan
dari RW dan kelompok PKK.
Ketua Bidwan DPD PKS Klaten Umi Setiyaningsih AMd mengatakan tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan alternatif pada masyarakat terutama ibu-ibu yang saat ini diresahkan dengan meningkatnya harga susu. “Jangan sampai anak tidak diberi susu sehingga asupan gizinya kurang karena terbentur pada harga susu yang terus naik,” katanya dalam siaran pers, Kamis (12/7). Penjelasan pembuatan susu oleh Sri Ayuni, produsen industri rumah tangga susu kedelai dari Karanganom, proses pembuatan susu kedelai dimulai dari pemilihan kedelai yang berkualitas, karena ini akan mempengaruhi kualitas kandungan nilai gizinya. Menurut Yuni, kandungan gizi terbesar adalah lecitin yang ampuh sebagai senyawa pencegah hipertensi disamping kandungan vitamin dan mineral lainnya. “Jadi anak yang diberi minum susu dari bahan kedelai tidak akan kalah nilai gizinya dari susu instant” jelas Yuni. Selain itu yang tak kalah menarik adalah ketrampilan membuat susu kedelai selain sebagai alternatif susu yang murah, ternyata juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Dari pengalamannya selama ini, Yuni mengatakan rata-rata 50% sendiri laba yang diperoleh dari setiap produksinya. Antusiasme peserta begitu tinggi, tampak dari banyaknya pertanyaan seputar pembuatan, nilai gizi, juga ketahanan susu dalam penyimpanan. Di akhir pelatihan, sembari menunggu susu kedelai hasil pelatihan ini siap saji, pengurus Bidwan membagikan susu siap santap hasil produksi dari Yuni yang sengaja akan dibagikan sebagai sampel. ( imam m djuki/cn05 )
|
|||||||||||||
| Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA All rights reserved. No reproduction or republication without written permission |